Deprecated: mysql_connect(): The mysql extension is deprecated and will be removed in the future: use mysqli or PDO instead in /home/bppdgoid/public_html/config/koneksi.php on line 18
Pemko Beri Pelatihan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas
"Menjadi Institusi Perencanaan yang Memiliki Integritas dan Profesionalisme Untuk Mewujudkan Sinergisitas Perencanaan Pembangunan Dumai Makmur Madani Tahun 2021"
  • Pemko Beri Pelatihan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas

    Pemko Beri Pelatihan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas

    Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas sosial melaksanakan pelatihan keterampilan bagi penyandang distabilitas. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari dengan diikuti oleh 100 peserta ini dibuka secara langsung oleh Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo SE, Rabu (6/9) di gedung Pondopo Dumai.
    Dimana dalam pelatihan ini para peserta dibekali keterampilan pembuatan keset oleh instruktur yang yang didatangkan dari Gresik yang selama ini sudah berhasil menjalankan usahanya.

    Dalam sambutannya Wakil walikota Dumai Eko Suharjo menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kota Dumai, bermitra dengan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kota Dumai.

    “Semoga, dengan terlaksananya kegiatan ini nantinya akan bermanfaat dan dapat menambah ekonomi keluarga saudara-saudara kita tersebut, sehingga dari tergolong miskin dapat menjadi pra sejahtera bahkan sejahtera,” harap Eko. 

    “Walaupun bukanlah berbentuk materi bagi yang menerimanya, namun saya mengharapkan bekal keterampilan yang akan kita berikan kepada mereka ini akan menjadi modal dasar guna melakukan usaha yang bersifat ekonomi kreatif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan bagi keluarga penerima program penyandang cacat di Kota Dumai,” ujar Wakil Walikota Dumai itu.

    Dalam memberdayakan keluarga miskin, haruslah terpadu dalam segi memberikan bantuan dan hendaklah bersifat mendidik, yang dikembangkan secara sistematis sehingga penerima manfaat program mampu mandiri sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan keluarganya.

    “Kali ini, kita melaksanakan pelatihan keterampilan bagi masyarakat penyandang disabilitas, dengan harapan dan tujuannya agar program yang diberikan berguna dan bermanfaat bagi meningkatkan ekonomi dan taraf hidup, yang pada akhirnya dapat mencegah depresi kualitas sumberdaya manusia khususnya penyandang disabilitas dan eks tarumatik dimasa yang akan datang,” lanjut Eko.

    "Atas keberhasilan program ini saya selaku pemerintah mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial dan KKKS Kota beserta Tenaga Kesejahteraan Sosial Dumai (Kecamatan TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat Kelurahan (PSM) yang telah membantu pemerintah dalam menangani masalah disabilitas ini,"tambahnya.

    Sementara itu, Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (KKKS) Kota Dumai Hj. Haslinar Zulkifli As berharap kedepan dengan adanya pelatihan ini kaum distabilitas dapat menyerap ilmu dan dengan ilmu kepelatihan ini dapat tarah hidup mereka.

    “Kita berharap mereka dapat menyerap ilmu dan mengimplementasikannya kemudian hari agar dapat menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan perekonomian mereka khususnya,” ujar Haslinar.

    “Kedepan kalau berjalan dengan harapan untuk pemasaran hasil produk yang nantinya mereka hasilkan, tim pelatih siap menampung hasil kerajinan para distabilitas Kota Dumai jika banyak. Nantinya mereka yang akan memasarkan. Namun kita juga berencana akan membantu hasil produk  mereka untuk dipasarkan khususnya di Kota Dumai,” tambah Haslinar.

    Dalam pelatihan ini kita fokuskan dalam pelatihan pembuatan keset dan peluangnya besar. Rencananya Dumai akan kita jadikan sentra keset di kota Dumai

    Saat ini KKKS akan membuat kelompok kerja baru di kecamatan. Dimana sudah ada bahan 1 kuintal bahan baku untk pembuatan 500 keset yang akan diberdayakan.

    “Berbagai cara akan kita lakukan untuk mencari donatur pribadi dan perusahaan sebagai bapak asuh untuk membantu menyukseskan program membantu para penyandang distabilitas Kota Dumai dalam menciptakan peluang usaha guna meningkatkan perekonomian mereka,” tegas Hazlinar.

    Komentar